Transformasi Third Place Berbasis Learning Commons: Analisis Pemanfaatan Library-Cafe di Universitas Muhammadiyah Surakarta
Kata Kunci:
library-café, layanan perpustakaan, learning commons, perpustakaan perguruan tinggiAbstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pemanfaatan layanan Library-Cafe di Perpustakaan Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) sebagai fasilitas pendukung kegiatan belajar mahasiswa. Library-Cafe dihadirkan sebagai bentuk transformasi ruang ketiga (third place) untuk meningkatkan kualitas layanan sekaligus pemenuhan standar akreditasi perpustakaan perguruan tinggi. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data meliputi wawancara mendalam bersama pustakawan pengelola, observasi langsung, dan dokumentasi fasilitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Library-Cafe diimplementasikan dalam dua model layanan, yaitu kantin kering berbasis self-service (kantin kejujuran) di dalam gedung perpustakaan untuk mendukung kebutuhan belajar hingga malam hari, dan kantin basah di luar gedung yang menyediakan makanan berat pada jam operasional siang. Respon mahasiswa terhadap layanan ini sangat positif karena memberikan aksesibilitas, fleksibilitas, dan kenyamanan termal serta spasial selama beraktivitas akademik. Hambatan utama yang diidentifikasi meliputi keterbatasan sumber daya manusia (SDM) pengawas, tantangan manajemen kebersihan, dan keterbatasan anggaran operasional. Solusi strategis yang dirumuskan adalah optimalisasi peran Duta Perpustakaan, integrasi teknologi transaksi sederhana, serta penguatan kemitraan dengan unit usaha internal kampus. Secara keseluruhan, Library-Cafe berkontribusi signifikan dalam mentransformasi perpustakaan menjadi learning commons yang produktif dan adaptif.
Referensi
Adityawirawan, S. S. K., & Kusuma, H. E. (2022). Café as student's informal learning space: A case study in Bandung, Indonesia. Dimensi: Journal of Architecture and Built Environment, 48(2), 109–120.
Afrina, C., Hak, N., & Putra, R. (2023). Trend Library Café dalam pengembangan tradisi intelektual masyarakat Aceh. Tik Ilmeu: Jurnal Ilmu Perpustakaan dan Informasi, 7(1), 45-58.
Aliwijaya, A., & Syahfitri, D. R. (2023). Coffee shop vs library: Concept of learning spaces for new library users. JPUA: Jurnal Perpustakaan Universitas Airlangga, 13(2), 88-99.
Bafadal, I. (2009). Pengelolaan Perpustakaan Sekolah. Bumi Aksara.
Lasa HS. (2017). Manajemen Perpustakaan Perguruan Tinggi. Gadjah Mada University Press.
Nuraini, N. (2022). Peran perpustakaan kafe Literacy Coffee dalam meningkatkan minat baca pengunjung di Kota Medan. Berkala Ilmu Perpustakaan dan Informasi, 18(1), 12-25.
Peraturan Perpustakaan Nasional Republik Indonesia Nomor 11 Tahun 2022 tentang Standar Nasional Perpustakaan Perguruan Tinggi.
Pitri, U. E. (2021). Libri café: Kolaborasi kafe dan perpustakaan sebagai sarana learning commons dalam upaya meningkatkan literasi informasi pemustaka. Indonesian Journal of Academic Librarianship, 5(1), 9–18.
Puspitasari, D. (2017). Library Café: Suatu alternatif dalam meningkatkan minat baca masyarakat. Libraria: Jurnal Ilmu Perpustakaan dan Informasi, 5(2), 321-336.
Oldenburg, R. (1989). The Great Good Place: Cafes, Coffee Shops, Community Centers, General Stores, Bars, Hangouts, and How They Get You through the Day. Paragon House Publishers.
Sa’diyah, A. (2016). Perilaku pemanfaatan library-cafe sebagai gaya hidup (Studi deskriptif tentang perilaku pemanfaatan library-cafe di Kota Surabaya). Jurnal Analisis Sosiologi, 5(2), 76-89.
Saptari, J., Iswandari, R., & Setyawati, R. (2023). User experience (UX) dalam pemanfaatan fasilitas Informal Learning Space (ILS) perpustakaan. Berkala Ilmu Perpustakaan dan Informasi, 19(1), 101-114.
Sutarno NS. (2006). Perpustakaan dan Masyarakat. Sagung Seto.
UMS Library & Digital Services Center. (2025). Profil Perpustakaan. Universitas Muhammadiyah Surakarta. Diakses pada 7 Desember 2025 dari https://library.ums.ac.id/profil-perpustakaan/
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 Asri Arista Hutama, Imam Mahmudi

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

